METROHEADLINE.NET, Jakarta – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak Kepolisian kembali menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way lokal untuk mencegah kendaraan pada arus puncak balik Lebaran 2026, Sabtu (28/3/2026).
Penerapan one way lokal dilakukan mulai dari KM 425+800 Ruas Tol Semarang Seksi A, B, dan C hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung pada Ruas Tol Batang–Semarang. Langkah ini diambil guna mengukur kepadatan kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan pada malam puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari koordinasi bersama aparat Kepolisian demi menjaga kelancaran perjalanan masyarakat yang kembali ke wilayah asal usai libur Lebaran.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas secara situasional menjadi langkah penting agar arus kendaraan tetap terkendali dan aman di sepanjang jalur Tol Trans Jawa, khususnya wilayah Jawa Tengah yang menjadi titik padat kendaraan saat arus balik.
“Pemberlakuan one way lokal ini merupakan bentuk kolaborasi antara operator jalan tol dan Kepolisian untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan lancar, aman, dan nyaman,” ujar Ria dalam keterangannya.
Selama rekayasa lalu lintas berlangsung, petugas gabungan disiagakan di sejumlah titik strategi untuk melakukan pengaturan kendaraan sekaligus membantu pengguna jalan melalui Arah langsung di lapangan. Selain itu, pemantauan arus kendaraan juga dilakukan secara real time melalui sistem CCTV dan pusat kendali lalu lintas Jasa Marga.
JTT juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi Travoy yang memungkinkan pengguna jalan menyatukan kondisi lalu lintas terkini, termasuk akses kamera CCTV di beberapa ruas tol utama.
Selain pengawasan lalu lintas, perusahaan juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung seperti rambu portabel, traffic cone, hingga Dynamic Message Sign (DMS) untuk memberikan informasi perjalanan kepada pengendara.
Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan arus balik diimbau menjaga kondisi kendaraan secara optimal, memastikan keseimbangan uang elektronik mencukupi, serta mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan kendaraan di jam-jam tertentu.
Pengguna jalan juga diminta tetap mematuhi Arah petugas dan rambu lalu lintas demi keselamatan bersama selama melintasi jalur Tol Trans Jawa pada periode arus balik Lebaran 2026.
Untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung, pemudik dapat mengakses layanan CCTV jalan tol maupun jalur arteri yang disediakan oleh Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan sejumlah pemerintah daerah.















