Andi Gani Nena Wea Hadiri Peresmian Museum Marsinah, Tegaskan Komitmen Perjuangan Buruh Nasional

METROHEADLINE.NET, NGANJUK — Kehadiran Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menjadi sorotan dalam agenda peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah..

METROHEADLINE.NET, NGANJUK — Kehadiran Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menjadi sorotan dalam agenda peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Tokoh buruh nasional yang juga menjabat Presiden ASEAN Trade Union Council (ATUC) itu hadir bersama sejumlah pimpinan serikat pekerja dari berbagai daerah untuk memberikan penghormatan terhadap perjuangan Marsinah sebagai simbol perjuangan hak-hak buruh Indonesia.

Dalam keterangannya kepada awak media di sela kegiatan, Andi Gani menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap sejarah perjuangan pekerja nasional melalui pembangunan Museum Marsinah.

Menurutnya, peresmian museum tersebut menjadi momentum penting dalam menjaga ingatan kolektif bangsa terhadap perjuangan kaum buruh dan pentingnya perlindungan hak pekerja di Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang sebuah museum, tetapi tentang penghormatan negara terhadap sejarah perjuangan buruh Indonesia. Marsinah adalah simbol keberanian dan perjuangan pekerja yang harus dikenang sepanjang masa,” ujar Andi Gani.

Kehadiran Andi Gani juga memperlihatkan eratnya hubungan antara pemerintah dan kalangan pekerja dalam membangun dialog sosial yang sehat dan konstruktif. Selama ini, Andi Gani dikenal aktif memperjuangkan isu ketenagakerjaan, perlindungan buruh, serta peningkatan kesejahteraan pekerja nasional.

Selain memimpin KSPSI, Andi Gani juga dipercaya sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Ketenagakerjaan dan menjadi salah satu tokoh buruh Indonesia yang berpengaruh di tingkat ASEAN.

Acara peresmian Museum Marsinah berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat negara, pimpinan organisasi buruh, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto.

Museum Marsinah sendiri dibangun sebagai pusat edukasi sejarah perjuangan buruh dan diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda mengenai nilai keadilan sosial, hak pekerja, dan perjuangan kemanusiaan di Indonesia.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *