METROHEADLINE.NET, JAKARTA, 15 Mei 2026 — Pemerintah terus mempercepat program penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan operasional tahap awal sebanyak 1.000 koperasi pada pertengahan Mei 2026.
Rencana peluncuran tersebut disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono usai mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga di Jakarta. Agenda peresmian disebut dirancang berlangsung di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, meskipun jadwal pelaksanaannya masih bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Menurut Ferry, pemerintah saat ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik koperasi, tetapi juga memastikan koperasi dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat desa.
Sebanyak sekitar 1.000 koperasi yang akan mulai dioperasikan disebut telah rampung secara fisik, mulai dari pembangunan gudang, gerai usaha, hingga fasilitas pendukung lainnya. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan ribuan koperasi desa yang tengah dibangun di berbagai daerah di Indonesia.
Pemerintah mencatat lebih dari 25 ribu koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan dan pengembangan. Seluruh proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat distribusi pangan, pemberdayaan UMKM desa, serta membuka peluang kerja baru di tingkat lokal.
Rapat koordinasi program percepatan Koperasi Merah Putih juga melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga strategis, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan, unsur TNI, serta BUMN yang terlibat dalam penguatan ekosistem koperasi nasional.
Ferry menjelaskan pelaksanaan program dilakukan secara bertahap agar operasional koperasi berjalan lebih matang dan berkelanjutan. Pemerintah juga memastikan program ini bukan sekadar proyek pembangunan gedung, melainkan upaya membangun pusat aktivitas ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pengembangan usaha masyarakat berbasis gotong royong dan koperasi modern.













