Liberty Society Foundation dan Amazon Berkolaborasi untuk Memberdayakan Perempuan Wirausaha dari Komunitas Kurang Terlayani di Wilayah Metropolitan Jakarta

Spread the love

METROHEADLINE.NET, JAKARTA 29 Juli 2026. Hari ini di Jakarta Creative Hub, Liberty Society Foundation (LSF), organisasi nirlaba Indonesia yang berfokus memberdayakan perempuan wirausaha dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dipimpin perempuan, bersama Amazon mengumumkan kolaborasi di mana Amazon turut mendukung pelatihan dan program LSF di wilayah metropolitan Jakarta (dikenal sebagai Jabodetabek).

Tidak hanya itu, Kick Off CSR Program Kolaborasi telah berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026 antara Amazon & Liberty Society Foundation memiliki tema penting “Empowering Women-Led MSMEs through Digital Literacy & Entrepreneurship”

Peresmian Kick Off CSR Program Kolaborasi antara Liberty Society Foundation dan Amazon juga berbarengan dengan terselenggaranya Workshop yang bertemakan “Strategi UMKM Perempuan Naik Kelas di Era Digital : Akses Pasar, Permodalan & Kemitraan.

Liberty Society Foundation (LSF) dan Amazon ingin menciptakan dampak positif bagi total 130 penerima manfaat sepanjang program.

Melalui inisiatif ini, Liberty Society Foundation (LSF) dan Amazon ingin menciptakan dampak positif bagi total 130 penerima manfaat sepanjang program, dengan membuka peluang ekonomi yang lebih inklusif bagi perempuan Indonesia dari komunitas kurang mampu di wilayah metropolitan Jakarta.

Pesertanya adalah perempuan dari komunitas rentan di seluruh Jabodetabek, termasuk perempuan berpenghasilan rendah dan ibu tunggal, serta perempuan yang belum pernah memperoleh akses ke keterampilan dan pelatihan formal, yang sebagian besar sebelumnya tidak bekerja.

Program ini dirancang bukan hanya untuk memberikan keterampilan praktis yang siap kerja, tetapi juga untuk menciptakan peluang kerja nyata dan membantu perempuan yang sebelumnya tidak bekerja untuk masuk ke dunia kerja, membangun dan mengembangkan usaha sendiri, atau bergabung dengan usaha fashion lokal, membuka jalan menuju kemandirian ekonomi jangka panjang.

Liberty Society Foundation (LSF) akan menyelenggarakan pelatihan menjahit yang secara langsung memberi manfaat bagi 50 perempuan dari wilayah Jabodetabek. Peserta belajar menjahit dan mengolah kembali bahan daur ulang, kemasan sampah plastik, dan bahan bekas lainnya menjadi produk bernilai lebih tinggi.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan yang menghasilkan pendapatan, tetapi juga belajar mengubah sampah menjadi karya, turut mengurangi limbah dan membantu menjaga lingkungan.

Selain itu, peserta akan mengikuti serangkaian lokakarya dan sesi penguatan kapasitas yang mencakup potensi UMKM, strategi pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, dan peluang pasar untuk membantu mereka membangun usaha yang berkelanjutan. Ini termasuk sesi lokakarya yang akan berlangsung hingga Oktober 2026, dengan menghadirkan narasumber profesional dari berbagai latar belakang industri.

“Dulu saya sama sekali tidak tahu soal menjahit. Lewat pelatihan ini saya jadi lebih paham, dan saya berharap keterampilan ini bisa menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga, di samping peran saya sebagai ibu rumah tangga,” kata Endang, salah satu peserta pelatihan.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi Amazon dan Liberty Society Foundation yang telah membangun ekosistem bagi lahirnya womenpreneurs yang tangguh dan berdaya saing. Saya mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program untuk 6 belajar, memperluas jejaring, membangun kolaborasi, dan mengembangkan usaha agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.” kata Temmy Satya Permana, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI.

“Melalui kolaborasi dengan Amazon ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menciptakan dan mengembangkan usaha, menghasilkan pendapatan, dan menjadi lebih mandiri secara finansial dalam jangka panjang,” ujar Tamara Gondo, Direktur Eksekutif Liberty Society Foundation.

Darren Ong, Head of Public Policy, Asia Tenggara, mengatakan, “Kami bangga dapat bekerja sama dengan Liberty Society Foundation untuk mendukung perempuan dari komunitas kurang terlayani di Jabodetabek. Dengan semangat inovatif Amazon, kami ingin membantu membangun komunitas yang lebih kuat di tempat kami beroperasi, bekerja bersama organisasi masyarakat yang hebat seperti LSF untuk membangun program yang berdampak.”

Tamara menutup, “Kami telah melihat bahwa perempuan dari komunitas kurang terlayani yang diberi akses, dukungan, dan kepercayaan memiliki kemampuan luar biasa untuk berkembang dan perkembangan itu tidak hanya mengubah hidup mereka sendiri, tetapi juga hidup keluarga dan komunitasnya.

Dukungan Amazon memperkuat kapasitas LSF untuk menjangkau lebih banyak perempuan dan memberikan dampak yang lebih dalam dan lebih luas.”

Perlu diketahui, Amazon mendukung komunitas di Indonesia. Sejak peluncuran AWS Region di Jakarta pada 2021, Amazon telah menghadirkan berbagai program komunitas yang berfokus pada pendidikan STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika), pengembangan keterampilan lokal, keberlanjutan, dan dampak sosial hyperlocal, seperti Terampil di Awan (program pelatihan keterampilan cloud strategis untuk pelajar, pendidik, dan kelompok kurang terlayani), dan Girls’ Tech Day tahunan yang membantu mempersempit kesenjangan gender di bidang teknologi. Amazon juga berinvestasi dalam proyek pengisian ulang air untuk memperluas akses, ketersediaan, dan kualitas air bagi masyarakat dengan memulihkan daerah aliran sungai, serta menghadirkan layanan air bersih, sanitasi, dan higiene (WASH) bagi komunitas yang kekurangan air di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *