Pelantikan PBNU 2026–2031 Digelar di Jakarta, Rais Aam Miftachul Akhyar Tekankan Keteguhan Dakwah Rasulullah

Spread the love

METROHEADLINE.NET, JAKARTA , 24 Oktober 2026 — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar pelantikan kepengurusan masa khidmah 2026–2031 pada Sabtu (24/10/2026) di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus baru untuk melestarikan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.

Dalam acara tersebut, Kiai Haji Miftachul Akhyar selaku Rais Aam PBNU menyampaikan berbagai yang menekankan pentingnya fondasi perjuangan yang kuat, keteguhan iman, serta kebersamaan dalam menjalankan amanah organisasi.

Dalam berbagai hal, Miftachul Akhyar mengibaratkan sebuah perjuangan seperti tunas yang tumbuh dari akar yang kuat. Tunas tersebut akan berkembang, mengeluarkan tunas-tunas baru, membesar, dan akhirnya berdiri tegak. Perumpamaan ini menggambarkan bahwa keberhasilan sebuah perjuangan bergantung pada kekuatan dasar yang menopangnya.

Rais Aam PBNU juga mengingatkan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dalam menyebarkan ajaran Islam. Perjuangan dakwah Rasulullah SAW dimulai dari lingkup terbatas, termasuk melalui pendekatan dari rumah ke rumah, sebelum berkembang semakin luas berkat keteguhan, kesabaran, dan dukungan para sahabat.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa perjuangan tidak selalu dimulai dengan kekuatan besar. Dengan keyakinan yang teguh, konsistensi, serta dukungan dari orang-orang yang memiliki tujuan bersama, sebuah gerakan dapat tumbuh dan melawan berbagai tantangan.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran pengurus PBNU agar senantiasa menjaga kekuatan fondasi organisasi, mempererat persatuan, dan meneruskan perjuangan para pendahulunya. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi landasan dalam menjalankan tanggung jawab organisasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pelantikan PBNU masa khidmah 2026–2031 diharapkan menjadi awal penguatan konsolidasi organisasi dan peningkatan kontribusi Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, serta kehidupan kebangsaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *