METRO HEADLINE, BANDUNG – Nama Kota Bekasi kembali berkibar di panggung internasional. Adalah Andres William Eliezer Simanjuntak, pelajar SMPK Saint John Harapan Indah, yang sukses mencuri perhatian dewan juri di ajang The 6th International Bandung Choral Festival (IBCF) 2026.
Pada kompetisi yang digelar 9 hingga 14 Oktober 2026 di Auditorium PPAG Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung itu, Andres tampil memukau dan menyapu bersih gelar tertinggi.
Di babak penyisihan Kategori Solo Children yang khusus diikuti penyanyi usia di bawah 13 tahun, Andres berhasil mencatatkan poin tertinggi, yakni 90,7 poin, dan keluar sebagai Winner. Capaian tersebut mengantarkannya melaju ke babak puncak Grand Prix.
Berhadapan dengan para juara dari kategori lain, penampilan Andres kembali menjadi yang terbaik. Dewan juri pun sepakat menganugerahinya Grand Prix Winner, gelar tertinggi atau Juara Umum untuk kompetisi Solo Singing di IBCF 2026.
Festival paduan suara internasional yang diinisiasi oleh Bandung Choral Society (BCS) di bawah pimpinan Tommyanto Kandisaputra ini memang dikenal sebagai barometer kompetisi vokal bergengsi. Tahun ini, IBCF diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Dari Hobi Sejak SD Hingga Berprestasi Akademik
Kecintaan Andres pada dunia tarik suara bukan hal baru. Putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Jimmy OM Simanjuntak asal Medan dan Emilia Marlina Kiuk asal Kupang, NTT ini sudah gemar menyanyi sejak duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar.
Pihak sekolah menyebut, Andres bukan hanya unggul dalam seni. Di SMPK Saint John Harapan Indah, ia juga aktif sebagai delegasi dalam kompetisi sains tingkat kota. Kombinasi prestasi akademik dan non-akademik inilah yang membuat sekolah bangga.
Keluarga menyampaikan, keberhasilan di Bandung ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak.
“Anak kami bisa sampai titik ini karena dukungan sekolah, lingkungan pertemanan yang positif, dan doa keluarga,” ungkap keluarga.
Minta Perhatian Pemerintah Daerah
Usai meraih trofi utama, Andres menyampaikan harapan besar. Ia ingin Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat semakin hadir memberikan ruang apresiasi bagi anak-anak berprestasi.
Menurutnya, bentuk dukungan tidak hanya berupa penghargaan seremonial, melainkan pembinaan jangka panjang serta fasilitasi untuk bisa tampil di kompetisi yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.
“Ini bukan akhir. Kemenangan ini adalah awal untuk terus belajar, berlatih lebih keras, dan membawa nama Indonesia lebih jauh lagi,” kata Andres.
Prestasi yang ditorehkan Andres diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi pelajar lain di Bekasi dan Jawa Barat untuk terus mengembangkan bakat, karena kesempatan untuk berprestasi di level dunia terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berusaha.(adm)