JAKARTA, Metroheadline.net — Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi menggelar Coffee Morning bersama insan media dari berbagai platform sebagai momentum memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara TNI dengan pers dalam mengawal Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tembak Falatehan Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (25/9/2026), dengan mengusung tema “Satu Narasi, Satu Pengabdian: Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia.”
Coffee Morning tersebut dihadiri Ketua PWI Jaya, Ketua Umum IJTI, serta insan media dari berbagai platform, mulai dari media elektronik, online, cetak hingga radio. Kehadiran para jurnalis dari beragam jenis media menjadikan forum tersebut sebagai ruang komunikasi langsung antara pimpinan Kodam Jaya dengan insan pers yang setiap hari berinteraksi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dalam suasana ramah tamah, Pangdam Jaya menyampaikan bahwa komunikasi dengan media merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang terbuka antara institusi TNI dan masyarakat. Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai kegiatan dan pengabdian TNI, sekaligus menjadi mitra dalam memberikan masukan terkait dinamika yang berkembang di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Deddy mengatakan *Coffee Morning* yang semula dirancang untuk jajaran prajurit sengaja diperluas dengan melibatkan masyarakat, komunitas ojol, dan insan media. Langkah tersebut dilakukan agar komunikasi tidak hanya berlangsung secara formal, tetapi juga membuka ruang interaksi yang lebih dekat dan konstruktif antara Kodam Jaya dengan berbagai elemen masyarakat.
Di hadapan Ketua PWI Jaya, Ketua Umum IJTI, serta wartawan dari media elektronik, online, cetak dan radio, Pangdam Jaya juga memaparkan sejumlah perhatian Kodam Jaya dalam menjalankan tugas di wilayah Ibu Kota. Jakarta sebagai pusat pemerintahan, ekonomi dan aktivitas masyarakat membutuhkan sinergi seluruh pihak untuk menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif.
Menurut Deddy, Kodam Jaya tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat. Karena itu, kerja sama dengan pemerintah daerah, Polda Metro Jaya, media, komunitas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan warga.
“Prinsip utama keberadaan Kodam Jaya adalah bagaimana kita bisa membantu masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Depok, Tangerang, Bekasi. Kita tidak bisa bekerja sendiri, satu institusi saja tidak cukup. Kita harus bersatu padu bersama pemerintah daerah, media, dan warga,” tegas Deddy.
Selain membahas keamanan dan komunikasi publik, Pangdam juga menyampaikan berbagai program yang dilakukan Kodam Jaya untuk masyarakat, di antaranya pembangunan jembatan di sejumlah lokasi, penyediaan sarana air bersih, pembinaan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, serta perhatian terhadap persoalan lingkungan dan ekosistem perairan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Deddy memberikan apresiasi kepada insan media yang selama ini menjadi mitra strategis Kodam Jaya dalam mempublikasikan berbagai kegiatan positif TNI AD. Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara Kodam Jaya dan media terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, sehingga informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara akurat, berimbang, dan memberikan manfaat.
Melalui Coffee Morning tersebut, Pangdam Jaya menegaskan pentingnya semangat “Satu Narasi, Satu Pengabdian” sebagai landasan membangun sinergi antara TNI dan insan media.
“Kehadiran kita adalah untuk menghadirkan solusi, menjaga kehidupan, dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga,” pungkas Deddy.. (DBS)