Manokwari, Metroheadline.net – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren mengadakan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kelurahan Manokwari Barat, Kecamatan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Senin (15/6/2026).
Sosialisasi Program Bangga Kencana yang dihadiri puluhan warga Manokwari menampilkan narasumber yaitu Obet Rumbruren (Anggota Komisi IX DPR RI), Philmona Maria Yarollo, S. Sos,M.Si (Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat), Fonda Ramandey, S.KM.,M.KM (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak & Keluarga Berecana Kab. Manokwari).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, S. Sos,M.Si menekankan pentingnya pelayanan KB pasca persalinan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Ia berharap Dinas Kesehatan dapat mendorong fasilitas pelayanan kesehatan dan mengimbau ibu pasca melahirkan agar mengikuti program KB.

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi serta menindaklanjuti rencana kerja sama hingga ke tingkat kabupaten/ kota, guna mendukung pelaksanaan program secara lebih optimal di lapangan.
“Saya berharap program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat,” ujarnya.
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak & Keluarga Berecana Kab. Manokwari, Fonda Ramandey, S.KM.,M.KM menjelaskan, pihaknya telah menyebar 519 kader pendamping keluarga untuk pencegahan stunting yang tersebar di 9 distrik, 9 kelurahan, dan 164 kampung.
Dijelaskan, tim kader pendamping keluarga yang disebar sesuai dengan arahan pemerintah pusat, Melalui kader pendamping keluarga itu, ditujukan untuk pencegahan yang menyasar keluarga baik ibu hamil maupun bayi di bawah dua tahun yang beresiko berdasarkan komulatif indikator, mulai dari lingkungan, sanitasi, MCK tidak terpenuhi, dan beberapa lainnya.
Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren menilai keberhasilan Pemkab Manokwari dalam menurunkan prevalensi stunting secara signifikan patut diapresiasi. Namun demikian, penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk orang tua dan komunitas..
“Penurunan angka stunting ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Keluarga sebagai lingkungan pertama anak harus mendapatkan pendampingan agar pola asuh dan pola makan yang diterapkan benar-benar mendukung tumbuh kembang anak,” pungkasnya. (DBS)