METROHEADLINE.NET , Jakarta — Dunia usaha Indonesia suram. Handi Buntara Sjarifudin, Co-Founder dan Presiden Direktur PT Kenari Djaja, meninggal dunia pada Kamis, 2 April 2026 pukul 19.50 di Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, Malaysia. Ia wafat dalam usia 91 tahun.

Sosok yang juga dikenal sebagai Foe Han Boen ini merupakan figur penting dalam balik perkembangan PT Kenari Djaja hingga menjadi salah satu perusahaan yang dikenal di sektor bahan bangunan.
Keluarga mengenang almarhum sebagai pribadi yang hangat, penuh dedikasi, serta menjadi panutan dalam keluarga maupun lingkungan kerja.
Jenazah disemayamkan di Rumah Duka dan Krematorium Sentosa, Jakarta Pusat. Prosesi penghormatan terakhir telah diselenggarakan, mulai dari tutup peti pada 4 April 2026, malam kembang pada 7 April 2026, hingga kremasi pada 8 April 2026.
Almarhum meninggalkan seorang istri, Pipi Surya (Sim Soen Sien), serta anak, menantu, cucu, dan cicit. Kepergiannya menjadi kerugian besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga dunia usaha nasional.***












