METROHEADLINE.NET, Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola aset negara yang profesional melalui penyerahan kendaraan hasil lelang kepada para pemenang lelang resmi negara. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (3/8/2026) di lingkungan Lapas Cipinang tersebut menjadi bagian dari upaya optimalisasi Barang Milik Negara (BMN) secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Cipinang menyerahkan lima unit mobil dan satu unit sepeda motor kepada para pemenang lelang yang telah mengikuti seluruh mekanisme lelang resmi negara. Proses tersebut merupakan tindak lanjut dari penghapusan aset yang sudah tidak lagi optimal digunakan sebagai kendaraan operasional.
Selain memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan kembali aset negara, pelaksanaan lelang juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peremajaan kendaraan dinas guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa setiap tahapan lelang dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Menurutnya, pengelolaan BMN harus dilakukan secara terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Melalui mekanisme lelang resmi negara, aset yang sudah tidak lagi optimal dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Di sisi lain, institusi memperoleh ruang untuk melakukan pembaruan kendaraan operasional demi menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara lebih efektif,” ujar Syarpani.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Kelas I Cipinang, Ari Budiningsih, menjelaskan bahwa seluruh proses administrasi, mulai dari penetapan objek lelang hingga penyerahan kendaraan kepada pemenang, telah dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku.
Ia menekankan bahwa transparansi menjadi landasan utama dalam setiap tahapan sehingga seluruh proses dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan. Dengan demikian, pengelolaan BMN dapat berlangsung secara profesional serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” katanya.
Apresiasi juga datang dari salah seorang pemenang lelang, Junaidi, yang mengaku puas terhadap seluruh rangkaian proses yang dijalankan. Menurutnya, mekanisme lelang berlangsung terbuka, mudah dipahami, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh peserta.
“Sejak mengikuti proses lelang hingga menerima kendaraan hari ini, semuanya berjalan tertib, transparan, dan profesional. Pelayanan yang diberikan Lapas Cipinang sangat baik dan patut diapresiasi,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan lelang dan serah terima kendaraan ini, Lapas Kelas I Cipinang menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan aset negara, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas.***