METROHEADLINE.NET , Jakarta – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) resmi mengukuhkan jajaran Pengurus Pusat masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang digelar di Batavia Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan komitmennya dalam mendukung program-program strategi pemerintah.
Wakil Ketua Umum IPHI, H. Indra Semi Kadiyono, mengatakan pengukuhan kepengurusan merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) yang sebelumnya telah diselenggarakan di Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026. Menurutnya, forum tersebut mencakup para pengurus wilayah dari berbagai daerah di Indonesia.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan pengukuhan Pengurus Pusat IPHI periode 2026–2031. Ini merupakan tindak lanjut dari hasil Munas di Bali yang mencakup seluruh pengurus wilayah. Hari ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan menyatukan langkah ke depan,” ujar Indra usai acara.
Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Sekretaris Jenderal MUI yang juga menjadi bagian dari jajaran Dewan Penasehat dan Wakil Ketua Umum IPHI. Kehadiran para tokoh tersebut dinilai semakin memperkuat legitimasi dan semangat kebersamaan dalam organisasi.
Indra menjelaskan, peserta pengukuhan terdiri dari para pengurus pusat yang menerima amanah untuk masa bakti 2026–2031, ditambah perwakilan pengurus wilayah dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara keseluruhan, sekitar 52 peserta mengikuti prosesi pengukuhan.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa IPHI merupakan wadah yang menghimpun para jamaah haji Indonesia pasca menunaikan ibadah di Tanah Suci. Dengan banyaknya jamaah haji terbesar di dunia, menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam membangun kontribusi sosial, keagamaan, maupun kebangsaan melalui para alumni haji.
“IPHI tidak hanya memikirkan proses penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga bagaimana para haji dapat terus memberikan manfaat setelah kembali ke masyarakat. Itulah peran penting organisasi ini,” katanya.
Sebagai mitra strategis pemerintah, IPHI juga menyatakan siap bersinergi dengan Kementerian Haji yang telah membentuk Presiden. Indra berharap penyelenggaraan ibadah haji ke depan semakin profesional, berkualitas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah Indonesia.
“Kami mendukung penuh keberadaan Kementerian Haji dan berharap penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun semakin baik, semakin solid, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh jamaah,” ungkapnya.
Selain itu, IPHI juga menyampaikan dukungannya terhadap berbagai kebijakan strategi pemerintah, khususnya dalam penguatan sektor ekonomi, pembangunan politik yang sehat, serta upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Kami siap mendukung berbagai program strategi pemerintah, terutama yang bertujuan memperkuat perekonomian nasional, menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, serta membangun kehidupan berbangsa yang lebih baik,” tutup Indra.***