Ragam

Pejuang Rakyat dan Tokoh Gerakan Sosial, Indera Nababan Berpulang di Usia 84 Tahun

×

Pejuang Rakyat dan Tokoh Gerakan Sosial, Indera Nababan Berpulang di Usia 84 Tahun

Share this article

Metroheadline.net, Jakarta – Kabar duka datang dari dunia gerakan sosial dan demokrasi Indonesia. Indera Nababan, sosok yang dikenal luas sebagai pejuang rakyat dan aktivis pengorganisir komunitas akar rumput, wafat pada Minggu dini hari, 20 Juli 2025 pukul 01.30 WIB, di Rumah Sakit Aliyah, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ia meninggal pada usia 84 tahun setelah menjalani perawatan intensif selama sepekan di ruang ICU.

Kepergian tokoh yang akrab disapa Bang Indera ini menyisakan duka mendalam di kalangan para aktivis, gerejawi, dan komunitas rakyat yang selama puluhan tahun ia dampingi dan perjuangkan.

Ketua Umum Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ekspresi Iman (LPPEI), Pdt. James E. Simorangkir, menyebut almarhum sebagai figur yang selalu berpihak kepada kaum tertindas.

“Bang Indera semasa hidupnya tak pernah berhenti mengorganisir rakyat di berbagai penjuru Indonesia untuk memperjuangkan hak-haknya,” ungkap James dalam pesan singkat, Minggu, 20 Juli 2025.

Dalam catatan sejarah gerakan sosial Indonesia, Indera Nababan adalah salah satu pendiri utama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) HKBP Jakarta serta Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) di Sumatera Utara. Melalui lembaga-lembaga ini, ia telah melahirkan banyak pemimpin rakyat, aktivis buruh, petani, nelayan, dan migran yang kini tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui pendekatan pengajaran yang agitatif dan provokatif, Bang Indera membentuk banyak kader rakyat yang militan dan teruji. Ia tak suka publikasi, tapi warisannya terasa di seluruh pelosok negeri, termasuk di Aceh, Sumut, Riau, Sulawesi Utara, Papua, hingga Timor Timur,” lanjut James.

Tak hanya aktif di jalur organisasi masyarakat sipil, Indera juga dikenal dekat dengan gereja dan dunia teologi pembebasan. Ia adalah adik kandung dari mendiang Pdt. Dr. SAE Nababan, mantan Ephorus HKBP dan Presiden Dewan Gereja se-Dunia, serta kakak dari pejuang HAM Asmara Nababan dan politisi senior Panda Nababan.

Pegangan hidupnya yang diambil dari Injil Lukas 4:18-19 mencerminkan misi hidupnya yang konsisten dalam memberdayakan dan membebaskan kaum tertindas:

“Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin…”

Indera Nababan berpulang menyusul istrinya tercinta, Almh. Purnama Damaris Pardede. Ia meninggalkan seorang putri, Judica Nababan, menantu Partogi Samosir, serta cucu tercinta Marco Abisha Samosir. Ia juga ayah dari almarhum Dodi Nababan dan menantu Nova Siregar.

Menurut informasi dari keluarga, jenazah disemayamkan di Rumah Duka UKRIDA Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tanggal pemakaman akan diinformasikan lebih lanjut.

> “Selamat jalan Bang Indera. Istirahatlah dalam damai. Warisan perjuanganmu akan terus hidup dalam jiwa mereka yang kau didik dan perjuangkan,” pungkas Pdt. James dengan haru. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *