Ragam

Telkomsat Gandeng China Telecom, Perluas Akses Internet Satelit di Wilayah 3T

×

Telkomsat Gandeng China Telecom, Perluas Akses Internet Satelit di Wilayah 3T

Share this article
Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf (kiri) / Dok. Telkomsat

METROHEADLINE.NET, Jakarta – PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, kembali memperkuat langkahnya dalam memperluas konektivitas nasional, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch (CTSC), PT China Telecom Indonesia (CTID), serta PT Skyconn Satelit Indonesia.

Penandatanganan kerja sama empat pihak ini berlangsung di Kantor Pusat Transmisi Satelit Telkomsat. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh General Manager CTSC Zhang Xin, General Manager CTID Tan Guohua, Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf, dan President Director PT Skyconn Satelit Indonesia Cahyadi Burhan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem komunikasi satelit nasional, terutama untuk menjangkau daerah yang belum tersentuh jaringan terestrial secara optimal. Selain mendukung pemerataan akses internet, kerja sama ini juga diarahkan untuk menunjang komunikasi darurat serta pelayanan publik di wilayah terpencil.

Dalam implementasinya, para pihak sepakat mendorong kesiapan teknis dan operasional sistem satelit agar layanan dapat dimanfaatkan secara luas dan berkelanjutan. Koordinasi dengan pemangku kepentingan juga akan diperkuat untuk memastikan seluruh aspek regulasi, perizinan, serta kesiapan operasional di Indonesia dapat terpenuhi dengan baik.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan keselarasan visi lintas negara dalam menjawab tantangan konektivitas Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Sebagai operator satelit di negara kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks, kami memiliki misi yang sejalan dengan China Telecom Satellite dalam menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan berkelanjutan,” ujar Lukman, dalam siaran pers, Senin (19/1/2026).

Saat ini, Telkomsat mengoperasikan lima satelit aktif dengan kapasitas total lebih dari 70 Gbps. Selain itu, perusahaan mengelola lebih dari 30.000 node aktif yang menghubungkan lebih dari 3,5 juta pengguna, termasuk sekitar 10.000 pengguna di luar negeri.

Kapabilitas ini semakin memperkuat peran Telkomsat sebagai tulang punggung layanan konektivitas berbasis satelit di Indonesia, khususnya bagi wilayah yang minim infrastruktur darat.

Lukman menambahkan bahwa pengembangan layanan satelit tidak semata-mata berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada dampak sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Menjembatani kesenjangan digital bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga tanggung jawab bersama kepada rakyat dan negara. Teknologi satelit memiliki peran strategis, terutama dalam kondisi darurat dan di wilayah yang belum terlayani secara optimal,” tuturnya.

Dalam kerja sama ini, Telkomsat juga berperan aktif dalam penyusunan strategi bisnis, pengembangan kerangka operasional, serta penguatan pasar dan distribusi layanan komunikasi satelit di Indonesia, termasuk mendorong proses komersialisasi layanan.

Ke depan, kesepakatan ini akan menjadi fondasi awal bagi kerja sama lanjutan yang lebih komprehensif. Telkomsat optimistis kolaborasi tersebut mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus mendukung transformasi digital nasional serta pemerataan akses konektivitas, terutama di wilayah 3T.***