METROHEADLINE.NET, Jakarta – Perayaan Natal bersama yang digelar oleh Gereja Pasundan (GKP), Gereja Sanghir Talaud (Gemist), dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) berlangsung khidmat dan penuh makna di RT 001/RW 005, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu malam (31/1/2026).
Dalam khotbahnya, Pendeta Yohanes selaku pengurus Gereja Pasundan (GKP) menekankan bahwa kelahiran Yesus Kristus merupakan wujud nyata kehadiran Allah di tengah dunia untuk menyelamatkan keluarga. Ia membacakan firman Tuhan dari Injil Matius 1:18–24, yang mengisahkan kelahiran Yesus sebagai penggenapan nubuat tentang Immanuel, Allah beserta kita.
“Allah hadir bukan sekadar datang, tetapi hadir untuk bertindak, menyelamatkan, dan memulihkan. Kehadiran Tuhan membawa makna yang luar biasa, terutama bagi keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan sosial,” ujar Pendeta Yohanes.
Ia menjelaskan bahwa nama Yesus, yang dalam bahasa Ibrani disebut Yeshua, berarti “Allah menyelamatkan”, sementara Immanuel berarti “Allah beserta kita”. Kedua nama tersebut, menurutnya, menegaskan misi ilahi Kristus untuk hadir secara aktif dalam kehidupan manusia, khususnya dalam keluarga.
Pendeta Yohanes juga menyoroti kisah Maria dan Yusuf sebagai gambaran nyata bagaimana Allah bekerja di tengah situasi yang sulit dan penuh tantangan. Kehamilan Maria sebelum menikah, dalam konteks budaya saat itu, merupakan persoalan serius. Namun melalui ketaatan Yusuf dan kuasa Tuhan, situasi tersebut diubah menjadi bagian dari rencana keselamatan yang besar.

“Allah memilih hadir melalui keluarga, bukan hanya untuk menyelamatkan individu, tetapi untuk memulihkan relasi, membangun iman, dan menghadirkan damai sejahtera dalam rumah tangga,” tegasnya.
Perayaan Natal bersama ini berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan toleransi antarjemaat. Selain ibadah, acara juga diisi dengan pujian, doa, serta pesan-pesan persatuan dan kasih.
Warga setempat menyambut baik kegiatan ini dan berharap momentum Natal dapat mempererat tali persaudaraan, tidak hanya di lingkungan gereja, tetapi juga di tengah masyarakat luas.
Dengan tema tahunan yang diusung, yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan ini menjadi pengingat bahwa kehadiran Tuhan membawa harapan, kekuatan, dan pembaruan bagi setiap keluarga yang percaya dan berserah kepada-Nya.
Adapun Ketua Panitia dalam acara ini Riki Tular yang dihadiri pengurus RT 001/ RW 005, Kel. Kramat, Kec. Senen, Jakarta Pusat. Juga hadir dari perwakilan Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya). ***












