METROHEADLINE.NET, Jakarta – Kepergian Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2025–2029, Salim S Mengga, meninggalkan duka mendalam bagi berbagai kalangan.
Tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Sulawesi Barat yang mengenal almarhum sebagai sosok pemimpin tegas, berintegritas, dan penuh pengabdian.
Hal tersebut disampaikan oleh Ary Iftikhar Shihab, Anggota DPRD Sulawesi Barat dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ary menyebut bahwa Salim S Mengga bukan sekadar seorang pemimpin daerah, melainkan figur orang tua bagi masyarakat Sulawesi Barat.
“Almarhum itu bukan hanya milik keluarga, tetapi juga milik Sulawesi Barat. Beliau adalah orang tua kita semua, orang tua yang memimpin, mengayomi, dan membimbing. Sosok seperti beliau bukan sekadar Wakil Gubernur, tetapi pemimpin yang benar-benar hadir untuk masyarakat,” ujar Ary.
Menurut Ary, keteladanan Salim S Mengga telah terlihat sejak masa pengabdiannya di dunia militer hingga kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat. Di setiap fase kehidupannya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang tegas, tegar, dan menjunjung tinggi nilai integritas.
“Baik semasa beliau masih aktif di TNI maupun setelah menjabat sebagai Wakil Gubernur, beliau tetap konsisten menunjukkan ketegasan, ketegaran, dan integritas. Itulah sebabnya kepergian beliau benar-benar dirasakan sebagai kehilangan besar bagi Sulbar,” katanya.
Ary juga menyampaikan bahwa duka yang dirasakan saat ini bukan hanya duka keluarga, tetapi duka seluruh masyarakat Sulawesi Barat. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendoakan almarhum serta meneladani nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ary turut menyampaikan pesan dan doa untuk keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
“Mudah-mudahan kami semua, terutama keluarga, bisa tabah, tegar, dan mengikhlaskan semua kejadian ini. Karena sejatinya beliau kembali kepada pemilik-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya.
Kepergian Salim S Mengga meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam dan akan selalu dikenang oleh masyarakat Sulawesi Barat. Sosoknya diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi para pemimpin dan generasi penerus dalam membangun daerah dengan kejujuran, integritas, dan ketulusan melayani. (Mulyawan)***












