METROHEADLINE.NET, Jakarta – Keributan sempat terjadi di kawasan Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/2/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden tersebut berlangsung di depan Gedung Patra Niaga (Pertamina), tepatnya di Jalan Keramat Raya No. 59, Kelurahan Kramat, dan sempat mengundang perhatian warga serta pengguna jalan yang melintas.
Peristiwa tersebut dipicu oleh adanya penangkapan terhadap seorang terduga pelaku penipuan berkedok lelang umroh yang diduga telah merugikan sedikitnya tujuh orang. Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Keributan bermula ketika sejumlah korban mendatangi lokasi untuk meminta pertanggungjawaban. Adu argumen yang terjadi kemudian mengundang perhatian warga sekitar dan memicu kerumunan massa di depan gedung perkantoran tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Keramat Raya sempat mengalami perlambatan karena banyaknya warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Babinsa Kelurahan Kramat, Junaidi, yang menerima informasi dari warga, segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan koordinasi dengan aparat kepolisian. Dalam keterangannya, Junaidi menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat guna mencegah situasi berkembang lebih luas.
“Kami segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Langkah pertama yang kami lakukan adalah menenangkan massa dan memastikan tidak terjadi tindakan anarkis. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat di lokasi bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif. “Kami mengimbau warga agar tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwenang,” tambahnya.
Petugas dari Polsek Senen kemudian mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Aparat juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan yang sempat terjadi.
Berkat respons cepat Babinsa bersama aparat kepolisian, situasi di sekitar Gedung Patra Niaga (Pertamina) dapat dikendalikan dalam waktu relatif singkat. Tidak terdapat laporan korban luka dalam kejadian tersebut. Sekitar satu jam setelah peristiwa berlangsung, kondisi kembali aman dan arus lalu lintas berangsur normal.
Kasus dugaan penipuan berkedok perjalanan ibadah ini kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk pendalaman lebih lanjut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban tambahan. Aparat keamanan memastikan akan terus melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. (Mulyawan)***












