Munas yang mengusung tema “Perteguh Harmoni Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas 2045” itu menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, mendengarkan masukan pengurus daerah, mengevaluasi kinerja organisasi, serta memperluas kontribusi sosial PSMTI bagi bangsa.

Ketua Umum PSMTI Pusat Wilianto Tanta dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menegaskan gelaran Munas VIII merupakan sarana strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi kinerja organisasi.

“PSMTI hadir sebagai rumah besar yang senantiasa menjaga toleransi, merawat kebhinekaan dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Munas VIII ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja serta menyerap masukan konstruktif dari seluruh pengurus dan anggota di daerah,” kata Wilianto.