Kenan Simanjuntak Op. Serena Doli Berpulang di Usia 85 Tahun, Keluarga Gelar Ulaon Saur Matua

Spread the love

METROHEADLINE.NET, JAKARTA, 15 Agustus 2026 – Keluarga besar mendiang Kenan Simanjuntak (Op. Serena Doli) menggelar rangkaian adat dan penghormatan terakhir dalam suasana duka di Jakarta. Kenan Simanjuntak meninggal dunia pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 05.14 WIB di RS St. Carolus, dalam usia 85 tahun.

Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Ruangan E, F&G. Berdasarkan informasi keluarga, prosesi pemakaman diadakan berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026 di San Diego Hills Memorial Park.

Pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, keluarga menampilkan Ulaon Saur Matua, sebuah rangkaian adat Batak sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah menyelesaikan perjalanan kehidupannya dan berpulang dalam usia lanjut.

Rangkaian acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan Ulaon Manogot, yang mencakup sejumlah prosesi adat, antara lain manjalo hula-hula, pemberian penghormatan kepada para raja dan keluarga adat, serta penghormatan kepada unsur keluarga besar.

Dalam susunan acara tersebut tercatat sejumlah unsur keluarga dan marga yang terlibat, di antaranya Raja Siahaan, Raja Pardede, Raja Panjaitan, Raja Panjaitan, Raja Napitupulu dan Raja Silalahi. Prosesinya juga melibatkan anak Manjae Raja Sitorus.

Setelah rangkaian Ulaon Manogot, acara dilanjutkan dengan acara umum/maralaman. Agenda tersebut antara lain marende, hata huhuasi sian payua ni suhut, manjaha jujur ​​ngolu, mandok hata dari keluarga dan para undangan, hingga meminta penghormatan dari unsur pemerintah setempat.

Keluarga juga akan memelihara penghormatan dari berbagai pihak, termasuk donangan sahuta, ale-ale, pemerintah setempat, serta unsur HKBP Rawamangun.

Kepergian Kenan Simanjuntak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat. Sejumlah karangan bunga juga berdatangan sebagai bentuk belasungkawa, termasuk ucapan duka dari Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), serta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana dan keluarga besar Uli Simanjuntak.

Salah satu karangan bunga lainnya menyampaikan ungkapan duka atas berpulangnya Kenan Simanjuntak dari keluarga besar Yayasan Del.

Rangkaian Ulaon Saur Matua menjadi momentum bagi keluarga besar untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengenang perjalanan hidup almarhum Kenan Simanjuntak. Prosesi adat tersebut juga menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai kekerabatan dan budaya Batak yang terus dijaga oleh keluarga.

Keluarga besar menyampaikan terima kasih kepada seluruh kerabat, sahabat, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak yang telah memberikan perhatian, doa, dan dukungan selama penghormatan terakhir almarhum.

Selamat jalan Kenan Simanjuntak (Op. Serena Doli). Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *