METROHEADLINE.NET, Jakarta – Keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah berduka atas wafatnya salah satu perwira tinggi terbaiknya, Edward Hasoloan Aritonang. Mantan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri tersebut meninggal dunia pada Kamis, 12 Maret 2026.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.45 WIB. Kabar duka ini dengan cepat menyebar di kalangan internal Polri serta masyarakat luas yang mengenal kiprah dan pengabdian panjangnya di institusi kepolisian.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan melalui akun resmi Instagram Polda Metro Jaya, yang turut menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhum.
Melalui unggahan tersebut, jajaran Polda Metro Jaya menyatakan kehilangan sosok perwira yang telah memberikan kontribusi besar bagi institusi Polri, khususnya dalam bidang komunikasi publik dan hubungan masyarakat.
“Kapolda Metro Jaya beserta staf dan jajaran Polda Metro Jaya mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Irjen Pol. (Purn) Edward Aritonang, MM,” tulis admin akun tersebut dalam unggahannya, Kamis malam.
Ucapan duka juga datang dari kalangan insan pers. Salah satunya disampaikan oleh Herbert Timbo Siahaan yang merupakan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengabarkan sekaligus mengenang sosok Edward Aritonang.
“Saya barusan mendapat kabar Irjen Pol. (Purn) Edward Hasoloan Aritonang meninggal dunia dalam usia 73 tahun di RS Pertamina Pusat, hari Kamis pagi ini, pukul 10.45 WIB, 12 Maret 2026,” tulis Herbert dalam unggahannya.
Semasa hidupnya, Edward Aritonang dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai penugasan strategis. Saat menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, ia dikenal aktif membangun komunikasi terbuka antara kepolisian dan masyarakat serta menjalin hubungan baik dengan kalangan media.
Dedikasinya dalam menjaga citra dan transparansi informasi Polri membuat namanya cukup dikenal di kalangan jurnalis dan publik. Ia kerap menjadi jembatan komunikasi dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan perkembangan penanganan kasus kepada masyarakat.
Kepergian Edward Aritonang tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekannya di lingkungan Polri. Banyak pihak mengenang almarhum sebagai sosok yang bersahaja, komunikatif, serta memiliki komitmen tinggi terhadap tugas dan pengabdian kepada negara.
Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di kediaman keluarga di kawasan Perumahan Umum Rafles Hills, Bolok F-5, Cibubur, Jakarta Timur. Sejumlah kerabat, kolega, serta tokoh dari berbagai kalangan terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan secara kedinasan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.
Upacara pemakaman tersebut dijadwalkan berlangsung secara militer sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum selama bertugas di Kepolisian Republik Indonesia. Inspektur upacara direncanakan dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.
Kepergian Edward Aritonang menjadi kehilangan besar bagi institusi Polri dan dunia komunikasi publik kepolisian. Sosoknya dikenang sebagai perwira yang tidak hanya berdedikasi tinggi dalam tugas, tetapi juga mampu membangun hubungan harmonis antara aparat penegak hukum dengan masyarakat dan insan pers.
Selamat jalan, Irjen Pol (Purn) Edward Hasoloan Aritonang. Pengabdian dan jasa-jasamu akan selalu dikenang.***












