Ekonomi & Bisnis

Mantan Driver Ojek Sukses Menjadi Pengembang Perumahan

×

Mantan Driver Ojek Sukses Menjadi Pengembang Perumahan

Share this article
Wawan dengan nama lengkap Muhammad Ridwan Direktur Utama PT Kawah Anugerah Properti

METROHEADLINE.NET – Pemerintahan Prabowo Subianto memiliki Program 3 Juta Rumah yang akan direalisasikan selama lima tahun. Namun, niat baik pemerintah, dalam memberikan rumah bagi rakyat terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tentunya tidak bisa berjalan sendirian.

‎Pemerintah juga bekerjasama dengan para pengembang perumahan dalam mewujudkan mimpi banyak rakyat Indonesia dalam memiliki rumah.

‎Salah satu pengembang tersebut adalah pria yang bernama Wawan atau Muhammad Ridwan yang seorang mantan tukang ojek yang kini memimpin perusahaan perumahan di Serang Banten bernama PT Kawah Anugerah Properti dengan proyek Pondok Taktakan Indah.

‎Di acara akad massal 26 ribu rumah subsidi dan serah terima kunci rumah di Cileungsi, Bogor Jawa Barat, beberapa waktu lalu, Rabu (29/9/2025, Presiden Prabowo mengaku terharu dan bangga terhadap pengembang perumahan bernama Angga dan Wawan.

‎Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada pengembang rumah subsidi di kawasan Bogor dan Serang, Banten. Prabowo bahkan sampai menunjukkan sikap hormat pada kedua orang tersebut.

Wawan atau Muhammad Ridwan, Direktur Utama PT Kawah Anugerah Properti

‎Kedua pengusaha ini meniti karier dari office boy hingga menjadi pengembang sukses.

‎”Saya bangga dan terharu hari ini. Dua pengusaha yang hebat asalnya dari office boy bisa menghasilkan Rp 120 miliar per tahun,” kata Prabowo saat itu.

‎Prabowo mengatakan, Angga dan Wawan bisa sukses tanpa koneksi, tanpa keistimewaan, tanpa korupsi.

Perjalanan Wawan

‎Wawan juga berasal dari keluarga biasa. Sang ibu bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Sebelum memimpin perusahaan PT Kawah Anugerah Properti di Serang.

‎Pemilik nama lengkap Muhammad Ridwan ini pernah merasakan bekerja menjadi pengemudi ojek pada 2008.

‎Wawan mengungkapkan perjalanannya menjadi pengusaha properti berawal dari lahan yang kurang dari satu hektar.

‎ “Tahun 2018 mulai usaha dengan lahan kurang dari satu hektar dan saat itu berkembang terus hingga 70 hektar,” kata Wawan dalam video yang diputar dalam acara tersebut.

‎Wawan sendiri menerangkan, targetnya membangun 6.000 rumah subsidi pada tahun 2026. “Tahun lalu bangun 1.000 (rumah). Tahun ini, 2.000 (rumah). Tahun depan, Insya Allah 6.000 (rumah),” ujarnya.

Saat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait usai Akad Massal Rumah Subsidi di Serang Banten

‎Kemudian, Wawan juga menjelaskan soal proyeksi keuntungannya tahun depan, yakni mencapai Rp 150 miliar.

‎Dipuji Menteri PKP, Maruarar Sirait 

‎Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menegaskan program rumah subsidi menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan sosial.

‎Menteri PKP, mencontohkan kisah penerima manfaat bernama Wawan, mantan driver ojek yang kini sukses menjadi pengembang perumahan .

Dengan membangun sekitar 6.000 unit rumah subsidi, Wawan disebut mampu meraih keuntungan bersih sekitar Rp25 juta per unit.

Akad Massal 50.030 KPR Sejahtera FLPP dan serah terima kunci rumah bersubsidi disaksikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Pondok Banten Indah, Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kota Serang, Sabtu (20/12/2025).

‎“Artinya, tahun lalu keuntungannya sekitar Rp25 miliar. Tahun ini ditargetkan Rp50 miliar, bahkan ke depan bisa mencapai Rp150 miliar. Ini contoh bahwa tanpa korupsi, tanpa cara yang tidak benar, orang bisa sukses di Indonesia,” kata Maruarar Sirait, kepada media usai Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi, di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Red)***