BeritaDaerahEkonomi & BisnisMetropolitanNasionalOlahragaPendidikan

Ketua DPD PIKI Banten Jupiter Sitorus: Dibutuhkan Kerjasama Wujudkan Visi Indonesia Maju dan Unggul 2045

×

Ketua DPD PIKI Banten Jupiter Sitorus: Dibutuhkan Kerjasama Wujudkan Visi Indonesia Maju dan Unggul 2045

Share this article

Foto: Istimewa

Jakarta, Metroheadline.net – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Provinsi Banten, Dr. Jupiter Sitorus Pane, M.Sc sebagai bangsa dan negara besar, Indonesia saat ini butuh peran dan kontribusi para cendekiawan salah satunya dukungan para Intelegensia Kristen yang tergabung dalam wadah PIKI untuk mencapai Indonesia cita-cita Indonesia Maju dan Unggul di Tahun 2045.

Demikian disampaikan Jupiter Sitorus kepad awak media di Seminar Natal Nasional 2026 di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Jakarta, Sabtu (3/1/2026).

“Sebagai pengurus PIKI, memang kita berharap seluruh intelegensia Kristen yang ada di dunia itu berpartisipasi di dalam pembangunan ini, yaitu pembangunan bangsa, baik di pusat maupun di daerah. Saya sebagai deputi PIKI dari Banten, saya terutama mengusahakan PIKI Banten itu akan berkontribusi banyak terhadap pemerintah daerah, pembangunan masyarakat yang ada di provinsi Banten,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).

Menurutnya peran daerah mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat menjadi kunci pembangunan dan kemajuan bangsa, tersedianya sumber daya manusia yang terampil yang menguasai riset dan teknologi.

“Saya pikir tentu daerah-daerah lain juga begitu, akan melakukan hal yang sama. Salah satu seperti yang kami programkan di Banten itu adalah membangun komunitas literasi, komunitas koperasi, komunitas wisata dan termasuk komunitas ristek. Karena menurut kami bahwa riset dan teknologi itu adalah sesuatu yang diperlukan untuk mendukung perekonomian di daerah maupun di pusat,” imbuh Jupiter menambahkan.

Jupiter mengatakan tahun 2026 menjadi tonggak semangat membangun masyarakat menuju Indonesia Maju tentunya melalui pemikiran dan perencanaan yang matang.

“Jadi ada beberapa kegiatan yang harus kami lakukan, termasuk kekuatan keluarga itu adalah bagian daripada pengembangan sumber daya manusia, dan dasarnya adalah keluarga atau rumah tangga. Kita masuk ke tahun 2026 ini dengan semangat membangun masyarakat menuju Indonesia Maju. Karena Indonesia Maju ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa dipikirkan atau direncanakan,” jelasnya.

Selain itu, Jupiter menyarankan harus ada upaya dari pemerintah dan seluruh stack holder untuk bahu membahu meningkatkan pendapatan per kapita, karena faktanya pendapatan per kapita Indonesia memang masih kalah dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, serta banyak negara lain.

“Karena kita harus meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 5.000 menjadi USD 23.000. Kita lihat bagaimana Korea Selatan itu pendapatan per kapitanya sekitar 40.000 USD ke atas. Kemudian Malaysia USD 13.000, kemudian Israel yang negara kecil begitu itu sekitar 40.000 ke atas pendapatan per kapitanya. Lalu kenapa Indonesia hanya Rp 5000 apa kita biarkan begitu? Makanya kita harus bahu-membahu untuk meningkatkan pendapatan per kapita bangsa Indonesia sejajar dengan negara maju, yang idealya itu 23.000 USD. Jadi 2026 kita harus bangkit dan mendorong masyarakat kita menuju Indonesia Maju,” paparnya.

“Untuk mendukung hal tersebut perlu kekuatan yang sangat fundamental dalam keluarga. Ya, karena itu seperti sampaikan Prof. Stella kehidupan kita masyarakat itu adalah keluarga. Kuat keluarga, maka kuatlah kita, masyarakat kita,” pungkas Jupiter Sitorus Pane.(Red)