Ragam

Aktivis 98 Aznil Tan Dukung Pengibaran Bendera One Piece: “Itu Bukti Darah Muda Indonesia Masih Menyala”

×

Aktivis 98 Aznil Tan Dukung Pengibaran Bendera One Piece: “Itu Bukti Darah Muda Indonesia Masih Menyala”

Share this article

Metroheadline.net, Jakarta –  Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, fenomena pengibaran bendera One Piece oleh kalangan muda menuai beragam tanggapan. Setelah Wakil Menteri Tenaga Kerja sekaligus Aktivis 98, Immanuel Ebenezer, menyuarakan dukungannya, kini giliran tokoh Aktivis 98 lainnya, Aznil Tan, yang menyatakan sikap serupa.

“Menurut saya, pengibaran bendera One Piece oleh anak-anak muda pada momen HUT RI ke-80 adalah bukti bahwa darah muda Indonesia masih hidup dan menyala untuk menjaga nilai-nilai luhur kemerdekaan,” ujar Aznil kepada media di Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2025.

Aznil menilai bahwa simbol-simbol populer seperti One Piece telah menjadi medium baru bagi generasi muda untuk mengekspresikan semangat kebangsaan. “Mereka mencintai negeri ini dengan cara mereka sendiri: jujur, berani, dan tidak takut melawan ketidakadilan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa ekspresi semacam ini bukanlah bentuk perlawanan terhadap negara, melainkan bentuk cinta yang menuntut perubahan. “Itu bukan bentuk kebencian terhadap negara, justru sebaliknya, ini adalah ekspresi kecintaan yang menuntut perubahan,” tegas Aznil.

Menyikapi sejumlah reaksi dari kelompok konservatif, Aznil mengimbau agar tidak bersikap terlalu reaktif. Ia menilai setiap generasi memiliki cara yang berbeda dalam mencintai Tanah Air.

“Setiap generasi punya cara tersendiri untuk mencintai negaranya. Jadi, kaum nasionalis konservatif tidak perlu terlalu fobia terhadap fenomena pengibaran bendera One Piece,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Aznil mendorong generasi muda untuk mulai menggali dan mempopulerkan simbol-simbol lokal yang memiliki kekuatan budaya dan karakter khas Indonesia.

“Kita ini Indonesia. Kita kaya akan simbol-simbol perlawanan yang otentik dan punya ciri khas kuat. Jangan budaya luar terus yang diviralkan,” pungkasnya. (mos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *