METROHEADLINE.NET, Jakarta – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Tn. Hasan Wahadaniah (Wang Ngi Huang) yang telah berpulang pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 10.48 WIB dalam usia 81 tahun. Kepergiannya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, sahabat, serta para kerabat yang mengenalnya.
Jenazah almarhum disemayamkan di Grand Heaven Jakarta, di LT 1 President Suite 106. Sejak kabar duka tersebar, rumah duka dipadati para pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Sejumlah tokoh turut hadir melayat, di antaranya mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum yang dikenal luas oleh masyarakat.
Adik almarhum, Herman Wahadaniah, menyampaikan bahwa sosok kakaknya merupakan figur yang dikenal publik, meski tidak semua orang memiliki kedekatan secara personal.

“Kalau kedekatan secara pribadi mungkin tidak semua, tapi beliau dikenal sebagai tokoh publik. Banyak orang tahu sosoknya, dan yang dilihat adalah hal-hal baik yang beliau lakukan,” ujar Herman Wahadaniah saat ditemui wartawan di Grand Heaven Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Ia juga menambahkan bahwa almarhum dikenal memiliki semangat besar dalam membangun dan memberi kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Yang kita rasakan, semangat beliau dalam membangun itu luar biasa,” tambahnya.
Herman Wahadaniah sendiri diketahui merupakan seorang mantan kepala sekolah di Pontianak yang telah lama berkiprah sebagai tenaga pendidik.
Rangkaian penghormatan terakhir telah dan akan dilaksanakan oleh keluarga. Misa Requiem digelar pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 20.00 WIB, dilanjutkan misa tutup peti dan malam kembang pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 19.30 WIB, serta misa pelepasan pada Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 09.00 WIB.
Almarhum rencananya akan dimakamkan di TPU Pondok Rangon pada Sabtu, 21 Maret 2026, dengan keberangkatan dari rumah duka pukul 10.00 WIB.
Semasa hidupnya, Hasan Wahadaniah dikenal sebagai sosok keluarga yang hangat dan penuh kasih. Ia meninggalkan seorang istri, Christina Santosa, anak-anak, menantu, serta cucu-cucu yang turut merasakan kehilangan mendalam.

Keluarga besar almarhum menyampaikan terima kasih atas doa, perhatian, serta dukungan dari berbagai pihak. Mereka berharap segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.***












