Nasional

Chairul S. Matdiah: Sumatera Selatan Kehilangan Sosok Pemimpin Visioner, Alex Noerdin

×

Chairul S. Matdiah: Sumatera Selatan Kehilangan Sosok Pemimpin Visioner, Alex Noerdin

Share this article
Chairul S. Matdiah, anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026)

METROHEADLINE.NET, Jakarta – Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum Alex Noerdin di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026). Sejumlah tokoh dan kerabat tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir atas wafatnya mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode tersebut.

Di antara para pelayat, hadir Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Partai Demokrat, Chairul S. Matdiah. Ia datang langsung dari Palembang sebagai bentuk penghormatan dan rasa kehilangan mendalam atas sosok yang pernah memimpin Sumatera Selatan selama 10 tahun itu.

“Saya selama menjadi pimpinan DPR selalu bersama-sama beliau, hampir setiap minggu kami bertemu selama lima tahun. Saya merasakan langsung bagaimana kepemimpinan beliau,” ujar Chairul saat ditemui di kediaman Dodi Reza Alex, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Menurut Chairul, almarhum dikenal sebagai pemimpin yang baik dan memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan daerah. Ia menilai, sejumlah proyek infrastruktur besar yang hadir di Sumatera Selatan merupakan bukti nyata kepemimpinan Alex Noerdin.

“Pembangunan di masa beliau meningkat pesat. Kita semua tahu Jembatan Musi IV, kawasan Jakabaring, hingga LRT Sumsel yang menjadi kebanggaan masyarakat. Program sekolah gratis dan berobat gratis juga sangat dirasakan manfaatnya oleh warga,” ungkapnya.

Chairul menegaskan, keberhasilan tersebut bukan hanya tercatat dalam data pembangunan, tetapi juga membekas dalam ingatan masyarakat. Ia menyebut, respons publik atas kabar wafatnya Alex Noerdin menunjukkan betapa besar penghormatan masyarakat kepada almarhum.

“Lihat saja di media sosial, di berbagai grup percakapan, semua menyampaikan belasungkawa. Ucapan ‘Innalillahi wa inna ilaihi raji’un’ dan doa mengalir deras. Itu bukti beliau sosok yang dihormati dan dicintai,” katanya.

Sebagai rekan kerja sekaligus sahabat, Chairul mengaku sangat kehilangan. Ia bahkan langsung terbang dari Palembang menuju Jakarta begitu mendengar kabar duka tersebut.

“Kita sangat kehilangan. Tapi ini takdir dari Allah SWT. Kita semua pada waktunya akan kembali. Untuk keluarga yang ditinggalkan, saya berpesan agar tabah dan sabar. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala pengabdiannya menjadi amal jariyah,” tutupnya.

Kepergian Alex Noerdin meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Selatan yang pernah merasakan sentuhan kepemimpinannya. (Mulyawan)***