BeritaHankamMetropolitanNasionalOlahraga

Menghadapi Pemilu 2024, Kaskogartaf I/Jakarta Brigjen TNI Rano Tilaar: Menjunjung Tinggi Netralitas TNI

×

Menghadapi Pemilu 2024, Kaskogartaf I/Jakarta Brigjen TNI Rano Tilaar: Menjunjung Tinggi Netralitas TNI

Share this article

Foto: Istimewa

Jakarta, Metroheadline.net – Menjelang pesta demokrasi yang segera akan dilaksanakan pada waktu dekat, Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kakogartaf) I/Jakarta Brigjen TNI Rano Tilaar menekankan kepada para prajurit TNI untuk menjunjung tinggi netralitas TNI sesuai pedoman yang telah digariskan.

Hal tersebut disampaikan Brigjen TNI Rano Tilaar dalam seminar Bela Negara dengan tema “Dengan Bernegara Membangun Patriotisme Kader Organisasi” yang diselenggarakan oleh ormas Setya Kita Pancasila di Markas Komando Garnisun Tetap I/Jakarta Jl. Medan Merdeka, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2023.

“Dengan berpedoman pada UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI Pasal 39 berbunyi: Prajurit TNI dilarang terlibat dalam kegiatan menjadi anggota partai politik, kegiatan politik praktis, kegiatan bisnis, dan kegiatan untuk dipilih menjadi anggota dalam pemilihan umum dan jabatan politis lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Rano Tilaar mengatakan pelaksanaan pesta demokrasi seperti Pemilihan Presiden (Pilpres), dan Pemilihan Legislatif (Pileg) berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan konflik di masyarakat.

“Oleh karena itu sebagai prajurit TNI tidak boleh menjadi suatu golongan atau siapapun dan tidak terlibat dalam. kegiatan politik praktis dalam bentuk. apapun,” tegasnya.

Selain itu, Brigjen TNI Rano Tilaar menghimbau agar prajurit TNI tetap meningkatkan kewaspadaan terutama terkait politik identitas yang menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) yang dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan keamanan, ketertiban, dan kerusuhan di masyarakat.

“Tingkatkan kewaspadaan dan profesional saat bertugas dengan memperkuat tali persaudaraan, tenggang rasa dan toleransi ditengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Dari pantauan awak media, seminar Bela Negara dihadiri Ketua Umum Setya Kita Pancasila Andreas Sumual, Sekjen Setya Kita Pancasila Mieske Yunita, Ketua DPP Bidang OKK Romo Kefas, Ketua Setya Kita Pancasila Kota Bekas Pdt Djajang Buntoro, dan sekitar 104 anggota Setya Kita Pancasila, serta undangan lainnya.(Red)